Thursday, 14 April 2016

PERBANDINGAN ANTARA OSI LAYER DENGAN TCP/IP

Untuk mempermudah dalam memahami perbandingan antara OSI layer dengan TCP/IP layer, berikut ini saya coba gambarkan layer-layernya secara sederhana


   OSI terdiri dari 7 layer
1.    Layer 7 (Application Layer)
Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.
2.    Layer 6 (Presentation Layer)
Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)).
3. Layer 5 (Session Layer)
Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4. Layer 4 (Transport Layer)
Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan.
5. Layer 3 (Network Layer)
Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3.
6. Layer 2 (Data Link Layer)
Befungsi untuk menentukabagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2 beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisan Media Access Control (MAC).
7. Layer 1 (Physical Layer)
Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnya Ethernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio.




TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol ini tidaklah dapat berdiri sendiri, karena memang protokol ini berupa kumpulan protokol (protocol suite). Setiap layer menyediakan servis-servis yang akan digunakan oleh layer diatasnya, ada 2 buah fungsi yang berbeda : same layer interaction dan adjacent-layer interaction
• same-layer interaction : dua buah komputer menggunakan protokol untuk saling berkomunikasi dengan layer yang sama pada komputer lainnya.
• adjacent-layer interaction : pada satu komputer, sebuah layer menyediakan servis-servis yang akan digunakan oleh layer yang berada diatasnya.

1. Application Layer
• Protokol-protokol pada layer aplikasi TCP/IP menyediakan servis-servis bagi software-software yang berjalan pada komputer. Layer aplikasi tidak menyediakan software itu sendiri tapi hanya menyediakan servis-servis yang bisa dimanfaatkan oleh software yang berjalan pada komputer kita, misalnya Mozilla Firefox yang berjalan pada komputer kita memanfaatkan protokol HTTP untuk mengakses suatu halaman web.
• Beberapa protokol yang beroperasi pada layer ini antara lain : HTTP, FTP, POP3,
SMTP, dsb.

2. Transport Layer
• Terdiri dari 2 buah protokol utama : Transmission Control Protocol (TCP) dan User
Datagram Protocol (UDP).
• Menyediakan servis yang akan digunakan oleh Application Layer, misalnya: HTTP software meminta TCP untuk menjamin sampainya data pada tujuan, jika terjadi gangguan pada saat transmisi maka HTTP tidak akan melakukan apa-apa, tapi TCP akan mengirim ulang data yang hilang dan memastikan sampainya data pada tujuan.
3. Internet Layer
• Menyediakan fungsi IP addressing, routing dan penentuan path terbaik
• Protokol yang paling terkenal adalah protokol IP (satu2nya protokol pada layer ini di TCP/IP)
4.    Network Access Layer
• Mendefinisikan protokol-protokol dan juga hardware yang digunakan untuk pengiriman data misalnya cabling, pemberian header dan trailer sehingga data bisa melewati tipe-tipe network yang berbeda topologi, mentransmisi data yang berupa bits ke jaringan, dsb.
• Protokol pada layer ini antara lain Ethernet pada jaringan LAN atau PPP pada WAN, juga termasuk Frame Relay.

Prinsip Kerja TCP/IP :
• Untuk memindahkan data antara dua komputer yang berbeda dalam suatu jaringan yang terdiri dari banyak komputer, dibutuhkan alamat tujuan dan perantara untukmemindahkan sinyal elektronik pembentuk data secara aman dan langsung.
• Internet menggunakan protokol untuk menjamin sampainya data secara aman di tempat tujuan.
• Saat seorang pengguna Internet mengirim sekelompok teks ke mesin lain, TCP/IP mulai bekerja. TCP membagi teks tersebut menjadi paket-paket data kecil, menambahkan beberapa informasi (dapat dianggap sebagai pengiriman barang), sehingga computer penerima memastikan bahwa paket yang diterimanya tidak mengalami kerusakan sepanjang pengiriman. IP menambahkan label yang berisikan informasi alamat pada paket tersebut.
• Deretan paket-paket TCP/IP berjalan menuju tujuan yang sama dengan menggunakan berbagai jalur yang berbeda. Sebuah perangkat khusus yang disebut router dipasang di titik persimpangan antar jaringan dan memutuskan jalur mana yang paling efisien yang menjadi langkah berikut dari sebuah paket. Router membantu mengatur arus lalu lintas di Internet dengan membagi beban, sehingga menghindari kelebihan beban pada suatu bagian dari sistem yang ada.
• Saat paket-paket TCP/IP tiba di tempat tujuannya, komputer akan membuka label alamat IP lalu menggunakan daftar pengiriman yang ada pada paket TCP untuk memeriksa apakah ada kerusakan paket yang terjadi selama pengiriman, dan menyusun kembali paket-paket tsb menjadi suunan teks seperti aslinya. Saat komputer penerima menemukan paket yang rusak, komputer tsb akan meminta komputer pengirim untuk mengirim salinan baru dari paket yang rusak.
• Sebuah perangkat khusus yang disebut gateway memungkinkan beragam tipe jaringan yang ada di horison elektronik untuk berkomunikasi dengan Internet menggunakan TCP/IP. Gateway menerjemahkan protokol asli jaringan komputer tersebut menjadi TCP/IP dan sebaliknya.
• Bagi seorang pemakai, Internet hadir seperti jaringan global raksasa yang tidak terbatas, yang langsung merespon jika diminta. Komputer, gateway, router, dan protokol yang membuat ilusi ini bekerja.

Persamaan Model OSI dan TCP/IP :
1) Keduanya memiliki layer (lapisan).
2) Sama - sama memiliki Application layer meskipun memiliki layanan yang berbeda.
3) Memiliki transport dan network layer yang sama.
4) Asumsi dasar keduanya adalah menggunakan teknologi packet switching.
5) Dua-duanya punya transport dan network layer yang bisa diperbandingkan.
6) Dua-duanya menggunakan teknologi packet-switching, bukan circuit-switching ( Teknologi Circuit-Switching digunakan pada analog telephone).

Perbedaan Model OSI dan TCP/IP :
1) TCP/IP menggabungkan presentation dan session layers kedalam application layers.
2) TCP/IP menggabungkan OSI-data link dan physical layers kedalam network access layer.
3) TCP/IP Protocol adalah standar dalam pengembangan internet.
Baca selengkapnya

PENGERTIAN JARINGAN KOMPUTER

Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, printer dan peralatan lainnya yang terhubung dalam satu kesatuan. Informasi dan data bergerak melalui kabel atau tanpa kabel (nirkabel) sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Setiap komputer, printer atau periferal yang terhubungdengan jaringan disebut node 
Dalam membangun sebuah jaringan computer, dibutuhkan alat-alat yang biasa disebut perangkat jaringan. Dengan menggunakan perangkat jaringan, sebuah node dapat dihubungkan dengan node lain sehingga dapat terbentuk sebuah jaringan. Yang termasuk dalam perangat jaringan antara lai :
  •  HUB
HUB adalah alat penghubung komputer, semua jenis komunikasi hanya dilewatkan oleh hub.Hub digunakan untuk sebuah jaringan yang sederhana. Ketika ada satu paket yang masukke satu port di hub, maka akan tersalin ke port lainnya di hub yang sama dan semua komputer yang sama dapat membaca paket tersebut. Hub memiliki kecepatan yang lebih lambat dari switch.

  • Switch
Switch adalah sebuah penyaring dan melewatkan paket yang ada di sebuah LAN.  LAN yang menggunakan Switch untuk berkomunikasi dijaringan maka disebut dengan switched LAN atau dalam fisik Ethernet jaringan disebut dengan Switched Ethernet LAN.

  • Router
Router bertugas untuk mengantarkan paket data dalam jaringan.Router dapat diguankan jika tersambung paling tidak dengan dua jaringan yang berbeda sehingga pengaturan tersebut membutuhkan sebuah router.Router berada disisi gateway sebuah tempat dimana dua jaringan LAN atau lebih untuk disambungkan. Router menggunakan headers dan daftar table pengantar untuk menentukan posisi yang terbaik uantuk mengantarkan sebuah paket jaringan dan juga menggunakan protocol seperti ICMP, HTTP untuk berkomunikasi dengan LAN lainnya dengan konfigurasi terbaik untuk jalur antar dua host manapun.

  •  Bridge
Bridge atau disebut juga jembatan. Bridge berfungsi untuk menghubungkan antar jaringan yang mempunyai protocol yang sama. Bridge juga dapat digunakan jaringan yang mempunyai media fisik yang berbeda.Contohjaringan yang menggunakan fiber optic dengan jaringan yang menggunakan koaksial

  • Modem
Modem ( Modulator de modulator) Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi kedalam sinyal pembawa dan siap untuk dikirimkan, sedangkan DeModulator adalah bagian yang memisahkan dari sinyal pembawa yang diterima sehingga informasi dapat di terima dengan baik.

  •  Kabel
LAN menggunakan 4 tipe kabel
a.       Kabel Coaxial
Kabel ini terdiri dari sebuah konduktor tembaga, lapisan pembungkus dengan sebuah “kawatground” dan sebuah lapisan paling luar.
Kabel coaxial digunakan untuk  topologi bus, tetapi beberapa produk LAN sudah tidak mendukung koneksi kabel coaxial.
b.      Kabel  UTP (Unshielded Twisted Pair)
Kabel UTP terdiri dari 4 pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor RJ-45.
c.       Kabel STP (“Shielded Twisted Pair”)
Terdapat pembungkus tambahan untuk setiap pasang kabel.Kabel STP digunakan untuk jaringan data, digunakan pada jaringan Tokenring IBM.Pembungkusnya dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap interferensi EMI.
d.      Kabel Fiber Optik
Kabel tersebut terbuat dari glas optic. Ditengah tengahkabel terdapat  filament glas disebut core dan dikelilingi lapisan cladding, buffer coating, material penguat dan pelindung luar.Informasi ditransmisikan menggunakan gelombang cahaya.Transmitter yang banyak digunakan adalah LED / laser.


  • Gateway
Sebuah perangkat yang digunakan untuk menghubungkan satu jaringan komputer dengan satu atau lebih jaringan komputer yang menggunakan protocol komunikasi yang berbeda sehingga informasi dari jaringan komputerlain yang protokolnya berbeda. Gateway digunakan untuk mendeskripsikan perangkat yang menghubungkan jaringan komputer besar dengan jaringan komputer besar lainnya.
Tujuan dari dabangunnya suatu jaringan computer antara lain :
1.      Berbagi sumber daya (Resource Share)
Dengan adanya jaringan komputer, maka kita dapat menggunakan sumber daya yang ada secara bersama-sama.Contohnya penggunaan printer, scanner, atau kamera.Sumber daya tersebut tidak perlu dipasangkan ke setiap unit komputer. Cukup dipasangkan dengan 1 unit komputer saja namun komputer yang lain juga dapat ikut menggunakannya
2.      Berbagi data (Data Share)
Data yang ada pada satu komputer dapat pula digunakan oleh komputerlain yang terhubung. Dengan system jaringan, maka antar komputer dapat saling bertukar data yang mereka miliki. Contohnya, kita dapat mengcopy file MP3 dari komputerlain melalui komputer kita. Dengan berbagi data ini pula ada manfaat tersendiri, yaitu jika komputer kita rusak kita masih dapat menggunakan data yang tersimpan di komputer lain.
3.      Berkomunikasi (Communication)
Kita dapat berkomunikasi dengan orang lain. Contohnya melalui surat elektronik (e-mail), instant messaging, chatting, dll.
4.      Menghemat biaya (Saving Money)
Dengan memanfaatkan jaringan komputer, maka kita dapat menghemat peralatan yang harus digunakan sekaligus menghemat biaya pula. Contohnya jika ada 5 komputer dalam 1 ruang kantor, kita tidak perlu membeli 5 printer. Cukup menggunakan 1 printer yang kemudian di-sharing.
Baca selengkapnya